Hormati Orang yang Tidak Puasa

puuuf… hari pertama masuk sekolah bulan puasa. bangun tidur, trus siap-siap berangkat seperti biasa, tapi ada yang beda! hari ini tidak ada SARAPAN :]. trus, di sekolah, lumayanlah, lumayan terjebak dalam ketidak jelasan hidup_main-main_apalagi beberapa guru nggak masuk. cuma pas jam fisika rada-rada sebel. kenapa?
ibu guru: (masuk kelas dengan gembira, trus duduk manis di depan, dan berkata) “ibu SENANG MASUK DIKELAS INI.”
aku: (dalam hati: wtf!? upps puasa….)
ibu guru: iya, karena dari tiga kelas saya mengajar, kelas ini yang nilai ulangannya tidak terlalu mengecewakan. paling rendah cuma 60-an. kalau kelas lain ada 50-an dan ada juga dibawah itu lagi.
aku: (dalam hati lagi: terima nasib kalau guru FISIKA berbahagia ngajar di kelas aku)
trus salah satu teman aku ada yang nanya, dia dan aku waktu itu ulangan susulan.
merry: “bu, yang susulan sudah ibu periksa?”
ibu guru: “haah, itu lah belum lagi, ntah kemana pula kertas ulangan kalian itu saya letak.”
aku: (dalam hati: NTAH KEMANA KERTAS ULANGAN TU? padahal itu lah ujian fisika ku yang rada-rada normal. nyebut) “astagfirullah”
ibu guru: “iya saya lupa dimana”
aku: “sudah lah bu seratus saja punya saya!” ):)
huuf… awas aja nanti kalau disuruh ngulang ulangannya lagi. tidak mauuuuuuuuuuuuu...

hormatilah orang-orang yang tidak puasa
dan tadi nanya-nanya ke teman aku yang nggak puasa
aku: “gimana menurut kau kalau kami puasa? kan kalian jadi terbatas”
jack: “ah nggak lah. kami kan harus menghormati”
aku: “tapi sebenarnya ada yang salah, seharusnya kami yang menghormati kalian. masa karena kami puasa kalian yang harus sembunyi-sembunyi makan. istilahnya kan kami puasa tu, ujian, tapi kami minta kalian menghormati kami supaya tidak makan didepan kami. yah intinya kami ujian tapi manja. ngerti kan maksud aku?”
jack: “yah ngerti lah, aku kan bukan kayak si panji, walaupun juara tapi kalau bicara sama dia harus ngulang-ngulang sampai paham dia”
panji: “hah? apa nyebut-nyebut aku ni?”
hohoho… dapat ide ngomong gitu dari dengerin radio :], smart fm. pas itu tercetus oleh narasumbernya, pernyataan ‘hormatilah orang yang tidak puasa!’. kenapa begitu? (aku coba mereview penjelasannya kemarin): kita berpuasa itu dapat dikatakan berlatih atau ujian, rite? nah, dalam latihan atau ujian ada nggak istilah manja atau diringanin, nggak ada kan? malahan kalau makin keras atau sulit, makin banyak tantangan atau hambatan, makin terlatih kita bukan? kayak latihan matematika, makin sulit, makin mahir kita. nah, kita bawa ke puasa, yang kita anggap latihan/ujian, misalnya ada yang puasa dan ada yang nggak, trus yang nggak puasa makan di depan yang puasa, disitu berarti yang puasa ujiannya makin sulit, dan ini artinya semakin terlatih yang puasa tadi. terlatih apa? ya terlatih imannya! setuju nggak? atau nggak ngerti tulisan aku ni? :] (yah mungkin rada gje aku menyampaikannya)
maksud hormati orang yang nggak puasa itu, begini, biarkan saja mereka mau makan, minum, seperti biasa, seperti hari-hari lain, tanpa perlu sembunyi-sembunyi makannya. hak mereka itu kok! dan kita jadi makin mengasah diri kita dalam menghadapi godaan. nah, bagaimana menurut kalian ‘hormati orang yang tidak puasa’?!

4 celotehan:

Anonymous said...

wkkwkwkwkkw
ua..ua..
qren wa..
iya ayu stuju,
sharusnya mreka mkan ajha kek biasa..
gk ush malu2.
hhee :P

ウワヘルナンズデ said...

ya setuju kan??
tu lah ada yang salah..
berarti orang yang puasa di luar negri (negara dimana muslim minoritas), org tu lebih hebat lagi dari pada kita ya! (tapi kalau mereka tahan)

iseng said...

Pandangan yg menarik ^_^... dimana2 yg aku liat emang tulisan "hormatilah orang yg lagi puasa" cuma disini aja yang kebalikannya ^_^. Tapi tenang aja, meski aku gak puasa..aku tetep menghormati yg lagi puasa. Kalo semua ada pengertian kan dunia ini jadi lebih damai ^_^...
So..masing2 kita saling menghormati... peace ^_^.
Buat yang lagi menjalankan ibadah puasa saya ucapkan "selamat berpuasa"

uahernandez said...

@iseng: thx for visit my blog... :)
yah, saling hormat menghormati untuk kedamaian dunia.. hehehe...

Post a Comment