hi blogger. happy new year. selamat tahun baru. bonne anne. antum salimoun. felice anno nuovo. akimashite omedetto gozaimasu. manigong bagong taon. feliz ano novo. yeni yiliniz kutlu olsun. chuc mung tan nien. feliz ano nuevo. (nah, tentuin bahasa dari mana saja yang aku pakai, misal, 'selamat tahun baru' itu dari bahasa 'indonesia'. lalu setiap awal katanya, misal 'indonesia' ambil 'i'-nya, lalu semuanya susun jadi dua buah kata. apakah itu? yang dapat memecahkan, aku kasih payung cantik ntar! sekrangkan musim hujan. zzzzzzz). ok, sebelum mumet-mumetan kalian (emang ada yang mau nyarinya?! kurang kerjaan!), mari kita bernyanyi:
ALL YOU NEED IS FRIENDSHIP
you don't need a plane to fly.
plastic wings may make you cry.
kites are made for windy days.
lawn chair with balloons, fly away!
inflatable pants, you may as well skip!
if you want to fly,
all you need is... friendship!
walaupun liriknya agak konyol, tapi aku suka! bukan dari kekonyolannya itu, tapi dari makna yang bisa aku tangkap. hehe… persahabatan memang bisa buat kita terbang. yah, walaupun kadang-kadang bisa juga buat kita jatuh, tapi itu tidak akan lama karena teman pasti akan menolong kita. nah, kalau ada seseorang yang kamu sebut teman, yang sudah bawa kamu terbang tinggi, tapi waktu kamu jatuh, dia tidak menolong, itu namanya bukan teman! :)
nah itu saja deh. hahaha… sekedar update. #wish2010 semoga aku dan teman-temanku dapat mencapai cita-cita masing-masing dengan lancar. sukses, mungkin itu yang pantas kami dapatkan, dan kita semua dapatkan! amin. amin.
NB: it’s new face of my blog. theme: norak! kahaha… semoga mata kamu tidak kenapa-kenapa melihat ini semua. aku kehabisan ide sih. nanti lah kalau mood lagi baik, coba-coba memperbaharui.
Wish
coretan dari
uahernandez
on Tuesday, December 29, 2009
Label:
cerita ua,
perpisahan,
puisi
/
Comments: (2)
29… 30… 31…
tet toet toet…
1 januari 2010…
hehehe… yah, sebentar lagi tahun baru, say goodbye to 2009. :D satu harapan terbesarku, semoga tahun depan aku menjadi lebih baik, benar-benar baik, dalam segala hal, hal-hal yang baik tentunya, bukan hal-hal yang bisa buat aku terpuruk. semoga! amin.
harapan awal 2009 lalu, dikoreksi akhir tahun ini. hmmm… banyak yang belum belum sesuai target ternyata, sangat jauh malahan dari harapanku itu. manusia memang tidak benar puas.
well, ini aku ambil sajak karya Hamid Jabbar, aku sempat tergila-gila lho dengan karya-karyanya, walaupun aku masih awan dalam sastra tapi aku sangat menikmati sajak Hamid Jabbar, ini salah satu yang aku suka.
KITA INGIN
Kita ingin ya kita ingin
kita ingin yang kita ingin
walau selalu ketemu lain
nayatanya ya tak bisa lain
Kita ingin segala yang baik
bersangka baik
berpikir baik
bicara baik
berbuat baik
tiba-tiba kok terbalik-balik
Bersangka baik: lho kok sok arif!
Berpikir baik: dituduh naïf!
Bicara baik: apa memang ya!
Berbuat baik: apa udangnya!
Bersangka buruk: tanda korektif?
Berpikir buruk: biar tak naïf?
Bicara buruk: memancing apa?
Berbuat buruk: memang buaya!
Sambung rasa hai tercabik-cabik
jangan cincang dengan baku-amuk
memanglah usah jadi terbaik
jangan berubah jadi terburuk
Kita ingin ya kita ingin
kita ingin yang kita ingin
walau selalu ketemu lain
nyatanya ya tak bisa lain
Siapa yang tak ingin bahagia
bukan manusia normal namanya
Bahagia, rumusnya entah lupa
aduh sulit jadi manusia!
Jakarta, 1996
tet toet toet…
1 januari 2010…
hehehe… yah, sebentar lagi tahun baru, say goodbye to 2009. :D satu harapan terbesarku, semoga tahun depan aku menjadi lebih baik, benar-benar baik, dalam segala hal, hal-hal yang baik tentunya, bukan hal-hal yang bisa buat aku terpuruk. semoga! amin.
harapan awal 2009 lalu, dikoreksi akhir tahun ini. hmmm… banyak yang belum belum sesuai target ternyata, sangat jauh malahan dari harapanku itu. manusia memang tidak benar puas.
well, ini aku ambil sajak karya Hamid Jabbar, aku sempat tergila-gila lho dengan karya-karyanya, walaupun aku masih awan dalam sastra tapi aku sangat menikmati sajak Hamid Jabbar, ini salah satu yang aku suka.
KITA INGIN
Kita ingin ya kita ingin
kita ingin yang kita ingin
walau selalu ketemu lain
nayatanya ya tak bisa lain
Kita ingin segala yang baik
bersangka baik
berpikir baik
bicara baik
berbuat baik
tiba-tiba kok terbalik-balik
Bersangka baik: lho kok sok arif!
Berpikir baik: dituduh naïf!
Bicara baik: apa memang ya!
Berbuat baik: apa udangnya!
Bersangka buruk: tanda korektif?
Berpikir buruk: biar tak naïf?
Bicara buruk: memancing apa?
Berbuat buruk: memang buaya!
Sambung rasa hai tercabik-cabik
jangan cincang dengan baku-amuk
memanglah usah jadi terbaik
jangan berubah jadi terburuk
Kita ingin ya kita ingin
kita ingin yang kita ingin
walau selalu ketemu lain
nyatanya ya tak bisa lain
Siapa yang tak ingin bahagia
bukan manusia normal namanya
Bahagia, rumusnya entah lupa
aduh sulit jadi manusia!
Jakarta, 1996
Kenangan di Kantor Camat
coretan dari
uahernandez
on Monday, December 28, 2009
(diawali dengan:) hi blogger, jumpa lagi bersama saya, uahernandez, dalam acaraaa… NPBB, nggak penting banget boo… ya sudahlah, jangan dilanjutkan. apa kabar kamu? hehe… aku sekarang lagi libur, libur semester. hmmm… tapi nggak seru, malah bete yang ada, aku liburan dirumah saja. ya, dirumah saja!
hari ini lumayan lah, ada keluar rumah, hehe… aku mengurus pembuatan ktp. aku sudah cukup umur. hehe… (kebanyakan hehe kayaknya). ada satu hal yang menyebalkan, tempat menguruskan itu lho, kantor camat siakhulu, jauh banget dari rumah aku. 20 menit habis hanya untuk perjalanan ke sana (ini tanpa macet, malah sepi banget, daerah desa sih), di kantor camatnya cuma 5 menit ngurusnya, 20 menit lagi perjalanan pulang. saking jauhnya, papa yang bawa aku sempat ragu-ragu, akhirnya nanya ke anak kecil yang terlihat di tengah perjalanan.
papa: dek, kantor camat dimana ya?
si adek: (bingung, yah mungkin nggak tahu apa itu kantor camat, lalu dia manggil ayahnya) yah, ngg… ngg… kantor, ngg.. kantor camat dimana yah?
papa: (melihat keseberang, disitu ada ayah si adek tadi, papa akhirnya nanya ke ayahnya)
sudahlah, tidak perlu aku menceritakan ini panjang.lebar (luas dong!?). sampai di kantor camatnya, aku teringat sesuatu. kenangan masa sede alias esde. aku dulu anak pramuka! hehe… dan pernah ikut perjusamise (perkemahan jumat sabtu minggu senin) se-kecamatan di sekitar kantor camat itu. itu kenangan yang nggak terlupakan, seru banget.
aku jadi pemimpin regu dulu lho! hehe… nama regunya: kancil. hmmm… awalnya aku dan teman-teman mau menamai dengan regu komet, tapi kata kakak pembinanya biasanya nama regu untuk putra itu nama binatang, ya sudah, si kakak menyarankan namanya: regu kancil. filosofinya, kancil itu cerdik. haha… dongeng banget.
waktu camping itu, sekolah ku yang seperti lumayan enak, yah, kenapa? mandi dan boker tidak perlu ke sungai. haha… dekat situ ternyata ada rumah kepala sekolah kami, yah jadinya kami mandi dan mau boker rumah beliau. untunglah, aku pemalu banget dulu (sekarang juga), kalau mandi di sungai mampuslah.
satu hal yang paling ku ingat saat camping itu: aku nangis! huhuhu… bukan karena kangen orang tua. bukan! tapi tak lain tak bukan karena aku jadi pemimpin regu, anak buahku susah diatur (cengeng banget ya, padahal anak pramuka). saat itu, ada perlombaan antar regu/sekolah, macam-macam, mtq ada, terus semampur juga, sandi morse dan lain-lain. nah, teman-temanku itu susah diatur, dibilang ikut ini, nggak mau, itu, nggak mau. sampai nangis aku, barulah mereka bergerak. hahaha… menangis bisa menjadi senjata ampuh!
hmmm… sudahlah sepertinya aku bercerita. sebenarnya banyak lagi yang mau diceritakan, pokoknya camping itu sangat sangat menyenangkan! apalagi saat hiking, upacara api unggun, wah pokoknya pokoknya lah! haha… pengen kembai ke masa sd. huhuhu…
hari ini lumayan lah, ada keluar rumah, hehe… aku mengurus pembuatan ktp. aku sudah cukup umur. hehe… (kebanyakan hehe kayaknya). ada satu hal yang menyebalkan, tempat menguruskan itu lho, kantor camat siakhulu, jauh banget dari rumah aku. 20 menit habis hanya untuk perjalanan ke sana (ini tanpa macet, malah sepi banget, daerah desa sih), di kantor camatnya cuma 5 menit ngurusnya, 20 menit lagi perjalanan pulang. saking jauhnya, papa yang bawa aku sempat ragu-ragu, akhirnya nanya ke anak kecil yang terlihat di tengah perjalanan.
papa: dek, kantor camat dimana ya?
si adek: (bingung, yah mungkin nggak tahu apa itu kantor camat, lalu dia manggil ayahnya) yah, ngg… ngg… kantor, ngg.. kantor camat dimana yah?
papa: (melihat keseberang, disitu ada ayah si adek tadi, papa akhirnya nanya ke ayahnya)
sudahlah, tidak perlu aku menceritakan ini panjang.lebar (luas dong!?). sampai di kantor camatnya, aku teringat sesuatu. kenangan masa sede alias esde. aku dulu anak pramuka! hehe… dan pernah ikut perjusamise (perkemahan jumat sabtu minggu senin) se-kecamatan di sekitar kantor camat itu. itu kenangan yang nggak terlupakan, seru banget.
aku jadi pemimpin regu dulu lho! hehe… nama regunya: kancil. hmmm… awalnya aku dan teman-teman mau menamai dengan regu komet, tapi kata kakak pembinanya biasanya nama regu untuk putra itu nama binatang, ya sudah, si kakak menyarankan namanya: regu kancil. filosofinya, kancil itu cerdik. haha… dongeng banget.
waktu camping itu, sekolah ku yang seperti lumayan enak, yah, kenapa? mandi dan boker tidak perlu ke sungai. haha… dekat situ ternyata ada rumah kepala sekolah kami, yah jadinya kami mandi dan mau boker rumah beliau. untunglah, aku pemalu banget dulu (sekarang juga), kalau mandi di sungai mampuslah.
satu hal yang paling ku ingat saat camping itu: aku nangis! huhuhu… bukan karena kangen orang tua. bukan! tapi tak lain tak bukan karena aku jadi pemimpin regu, anak buahku susah diatur (cengeng banget ya, padahal anak pramuka). saat itu, ada perlombaan antar regu/sekolah, macam-macam, mtq ada, terus semampur juga, sandi morse dan lain-lain. nah, teman-temanku itu susah diatur, dibilang ikut ini, nggak mau, itu, nggak mau. sampai nangis aku, barulah mereka bergerak. hahaha… menangis bisa menjadi senjata ampuh!
hmmm… sudahlah sepertinya aku bercerita. sebenarnya banyak lagi yang mau diceritakan, pokoknya camping itu sangat sangat menyenangkan! apalagi saat hiking, upacara api unggun, wah pokoknya pokoknya lah! haha… pengen kembai ke masa sd. huhuhu…
Rumitan
hi blogger, aku ada cerita yang sangat menyebalkan sekaligus menyedihkan dan menyenangkan. aku tidak tahu bagaimana harus menceritakannya. terlalu rumit. memang betul-betul seperti benang kusut. mungkin yang terjadi ini memang sudah jalannya begini, dan menjadi cerita untuk aku dan teman-temanku.
mencoba memahami kejadian yang terjadi, aku dapatkan point-point seperti ini:
(maaf, tulisanya bisa dibilang tidak jelas, (memang tidak jelas bagi kamu yang baca :)) aku hanya ingin membagi apa yang aku pikirkan terhadap masalah ini)
mencoba memahami kejadian yang terjadi, aku dapatkan point-point seperti ini:
- seseorang bisa jadi berubah demi kepentingan dirinya sendiri.
- seseorang bisa jadi bermuka dua, dan kita tidak tahu maksud dan tujuannya.
- jadi pengikut ternyata tidak enak dan bisa-bisa berbahaya.
- waktu bisa jadi tidak berharga karena sebuah keteraturan.
- bukan hanya tidak diperhatikan yang tidak menyenangkan, terlalu diperhatikan juga tidak menyenangkan.
- dan point yang pasti: setiap orang itu berbeda-beda.
(maaf, tulisanya bisa dibilang tidak jelas, (memang tidak jelas bagi kamu yang baca :)) aku hanya ingin membagi apa yang aku pikirkan terhadap masalah ini)
Perlukah Pelajaran Bahasa Indonesia?
hi blogger, hari ini ujiannya rasanya enak banget. pertama, karena hari ini pulang cepat, cuma satu pelajaran ujian hari ini. dan kedua, karena pelajarannya bahasa Indonesia! mengapa enak? karena tidak bikin mumet, walaupun sedikit membingungkan pilihan jawabannya.
ngomong-ngomong bahasa Indonesia, ada satu hal yang menjadi pertanyaan klise, yaitu:
untuk apakah belajar bahasa Indonesia? bukankah ini bahasa ibu kita? tidak mungkin kan kita tidak tahu?
oke, ada alasan, perlukah ada pelajaran bahasa Indonesia. begini, papa ku kalau buat laporan/surat untuk kantor, biasanya minta tolong aku mengetikan, beliau memberikan draftnya, aku tinggal mengganti-ganti beberapa bagian saja. tapi di draft itu banyak sekali aku temukan penulisan-penulisan yang tidak dianjurkan seperti yang dipelajari di bahasa Indonesia. salah satu contohnya, penulisan nama jelas di bagian akhir. yang benar itu (dalam pelajaran bahasa), tidak boleh di cetak tebal dan bergaris bawah, tapi di draft itu, namanya pakai cetak tebal dan bergaris serta huruf kapital semua pula.
nah, itu dia, selama 12 tahun kita belajar pelajaran bahasa Indonesia, tapi masih saja salah penulisan-penulisannya. menganggap remeh kah dengan pelajaran bahasa Indonesia selam 12 tahun itu? ayo, teman-teman cintailah bahasa Indonesia, lihat sejarah sumpah pemuda, betapa besarnya perjuangan para pemuda dahulu, mempersatukan bangsa dengan bahasa Indonesia.
ngomong-ngomong bahasa Indonesia, ada satu hal yang menjadi pertanyaan klise, yaitu:
untuk apakah belajar bahasa Indonesia? bukankah ini bahasa ibu kita? tidak mungkin kan kita tidak tahu?
oke, ada alasan, perlukah ada pelajaran bahasa Indonesia. begini, papa ku kalau buat laporan/surat untuk kantor, biasanya minta tolong aku mengetikan, beliau memberikan draftnya, aku tinggal mengganti-ganti beberapa bagian saja. tapi di draft itu banyak sekali aku temukan penulisan-penulisan yang tidak dianjurkan seperti yang dipelajari di bahasa Indonesia. salah satu contohnya, penulisan nama jelas di bagian akhir. yang benar itu (dalam pelajaran bahasa), tidak boleh di cetak tebal dan bergaris bawah, tapi di draft itu, namanya pakai cetak tebal dan bergaris serta huruf kapital semua pula.
salah: Ir. YOSUA HERNANDEZ, MPlalu, ada lagi yang sering salah, kata Provinsi, selalu dibuat Propinsi. itu tidak baku bukan? dan sepertinya itu bukan ketidaksengajaan, tapi menurutku orang yang buat tidak memikirkan mana kata baku, mana tidak baku, dia tahunya Propinsi, yah dibuatnya saja Propinsi.
benar: Ir. Yosua Hernandez, MP
nah, itu dia, selama 12 tahun kita belajar pelajaran bahasa Indonesia, tapi masih saja salah penulisan-penulisannya. menganggap remeh kah dengan pelajaran bahasa Indonesia selam 12 tahun itu? ayo, teman-teman cintailah bahasa Indonesia, lihat sejarah sumpah pemuda, betapa besarnya perjuangan para pemuda dahulu, mempersatukan bangsa dengan bahasa Indonesia.
Iseng di Hari Minggu
cuma iseng. hari minggu lagi tidak ada kerjaan. yang herannya, kalau lagi tidak ada kerjaan, tidak pernah terpikir untuk menyibukkan diri dengan belajar. hahaha. padahal sekarang masih ujian semester.
