Hi blogger. :). Saya sedikit pulih. Haha. Ya, sudah tidak terlalu galau lagi, walaupun masih ada secuil nafsu untuk balas dendam pada ketidakpuasaan ini. Ketidakpuasan karena kesalahan saya sendiri. Ayo cerita-cerita lagi! Hehe. Semalam saya ke Universitas Riau (UR) untuk mengikuti pre-test Bahasa Inggris, wajib untuk semua mahasiswa baru. Nah, ada menarik bagi saya, disoal listening-nya ada disebut-sebut Louis Amstrong. Hehe. Sebenarnya saya tidak tahu siapa, tapi nama Loius Amstrong ada di lirik lagu Jamie Cullum, Mixtape. Hehe. (Tidak penting sekali ya apa yang saya ceritakan. Haha)
Ohya, semalam itu pun, pas menunggu masuk ke ruangannya, saya tidak sengaja menemukan pengumuman. Pengumuman bagi semua mahasiswa baru Prodi Pendidikan Biologi UR. Pengumumannya memberitahukan bahwa hari ini (Selasa) ada pertemuan antar semua mahasiswa baru! Yey! Saya sedikit tertarik. Yah, bertemu makhluk-makhluk baru yang sama-sama terdampar di sebuah tempat yang berjudul “Pendidikan Biologi Universitas Riau”. Semua mahsiswa, baik dari jalur SNMPTN (seperti saya), dan juga yang PBUD (jalur masuk dengan nilai rapor).
Dan terjadilah hari ini! Jam setengah satu saya berangkat dari rumah, di jadwalnya jam 1. Saya sengaja, tidak terlalu cepat-cepat datang, biarlah ramai dulu yang datang, baru saya datang. Tapi, ternyata… krik, krik, krik. Tidak ada orang di tempat yang dijanjikan! Grrr. Saya kemudian sms teman SMP saya dulu, yang kebetulan satu jurusan dengan saya, Weni. Dia ternyata sudah sampai, dan dia sedang berada di Ruang HIMA Pend. Biologi. Saya minta jemput, karena tidak tahu dimana itu. Saya pikir disana sudah ramai, tapi ternyata, krik, krik, krik, juga. Mahasiswa baru jalur SNMPTN 3 biji ditambah kakak-kakak tingkat ada beberapa. Kakak-kakak itu yang menyambut dan berbasi-basi, karena memang ini bukan yang dijanjikan.
Saya tidak tahu bagaimana, diam, angguk-angguk kepala sesekali, dan tersenyum manis. Haha. Mengeluarkan suara cuma waktu ditanya. Haha. Kakak-kakak itu pun habis bahan untuk ditanya, jadi kadang kami cuma diam-diaman. Lalu, setelah beberapa waktu, salah satu kakak tingkat, yang dia adalah ketua HIMA, mengajak 3 ekor anak yang keranjingan datang ini ke suatu ruangan, untuk bergabung dengan anak-anak dari PBUD (mereka matrikulasi). Nah, disini tidak enaknya! Anak-anak PBUD itu ada duapuluhan orang, dan mereka sudah saling kenal, karena mereka matrikulasi sudah satu bulan lebih. Jadi, 3 biji manusia yang lugu tadi, cuma diam dan pasang senyum manis. Ada sesi perkenalan dari 3 biji manusia lugu itu, ini juga tidak enak, tidak adil, yang dari PBUD yang ada! Setelah itu, yang anak PBUD sibuk dengan obrolan masing-masing. Ok, benar, pertemuan ini jadi pertemuan yang sangat tidak jelas! Aduh, aduh, saya jadi menyesal sudah tertarik untuk datang dan menyesal ketemu pengumumannya semalam. Haaaa…
Ohya, mau sedikit cerita juga, pas di Ruang HIMA, komentar kakak tingkat setelah saya memperkenalkan diri: “Wah, jarang-jarang anak dari SMA 8 masuk sini!”, saat itu saya pasang senyum, dalam hati: “Ya biarlah!”. Terus, ada lagi, “Jarang-jarang yang besar gini masuk FKIP Biologi, siap-siap kurus ya dek! Banyak nyangkul! Hehe” dan lagi saya pasang senyum, dalam hati: “Nggak apa-apa jadi kurus, bagus malah! Haha”. (Najis ya, saya banyak semyum-senyum, haha, yah mau bagaimana lagi, saya tidak ada ide untuk menjawab dan juga agak segan). Ohya, masih tentang kakak tingkat lagi, sepertinya untuk kakak tingkat yang laki-laki lebih biasa di panggil ‘abang’, tapi saya merasa janggal, karena selama SMA, baik yang laki-laki ataupun yang perempuan, biasa dipanggil ‘kakak’, malah marah kalau dipanggil ‘abang’, kalau kita tersebut 'abang', pasti jawabnya “Apa abang, abang, abang tukang bakso?”.
Tidak Senang
coretan dari
uahernandez
on Sunday, August 1, 2010
/
Comments: (0)
Benci 1
Aku benci teori
Aku benci pakai hati
Benci 2
Maunya tidak sama sekali
Daripada gantung seperti ini
Aku benci remaja
Aku benci teori
Aku benci pakai hati
Benci 2
Maunya tidak sama sekali
Daripada gantung seperti ini
Aku benci remaja
Blame It on Myself
coretan dari
uahernandez
on Saturday, July 31, 2010
/
Comments: (6)
Salahkan aku!
Mau menangis?
Menangisi apa?
Tidak puas?
Toh, itu aku yang pilih.
Ya, hanya satu yang salah
Aku.
Jawaban
Aku menunggu ikhlas.
Mau menangis?
Menangisi apa?
Tidak puas?
Toh, itu aku yang pilih.
Ya, hanya satu yang salah
Aku.
Jawaban
Aku menunggu ikhlas.
Candu Jamie Cullum (lagi)
coretan dari
uahernandez
on Thursday, July 29, 2010
/
Comments: (2)
Hi blogger. Saya sedang sinting, karena seorang manusia, yang menurut saya dia jenius sekali, bernama Jamie Cullum. Sebelumnya saya sudah pernah posting tentang ini, tentang betapa kecanduannya saya pada musiknya. Sebenarnya candu saya sudah mulai reda, tapi dua-tiga hari ini balik lagi, karena: Twentysomething; Music is through; I want to be a popstar. (Twentysomething ada saya post di tumblr, silahkan dengar! ;))
Ok, mari sedikit membicarakan seorang JC, mungkin tidak berleihan kalau saya bilang dia jenius dalam bermusik. Bagaimana tidak, selain piano yang menjadi andalannya, dia juga mahir memainkan instrumen lain, seperti drum, gitar, dsb. Ya, he is a multi-instrumentalist. Belum lagi lagu-lagu yang dibuatnya. Dia mampu membuat jazz yang berbeda. Kadang ada disko, pop, dan malah ada unsur eletroniknya seperti di Kamu bisa dengarkan sendiri. Saya tidak bisa deskripsikan bagaiaman bedanya, karena saya tidak mengerti tentang musik, hanya seorang pengagum musik, daripada saya salah, lebih baik kamuu dengar sendiri lagu-lagunya. Lagi pula, saya posting ini bukan untuk review. I just want to say I love his music so much!
Rasanya saya akan kejang-kejang pas dengar lagu-lagunya, dan juga ingin mengumpat pas bagian yang menurut saya keren sekali. Ini karena saya tidak tahu harus bagaimana cara kagumya. Haha. Ya, kadang dalam hati saya bilang : “hanjing!”. Hah hah hah! Saya sangat berharap di Java Jazz Festival 2011 ada JC, tapi kemungkinannya kecil, karena dia sudah pernah ke Indonesia tahun 2007 kemarin. Seperti yang kamu tahu, artis mancanegara susah untuk bisa (atau mungkin mau) ke Indonesia. Untuk yang pertama kali saja susah, padahal fans nya banyak disini, apalagi yang sudah pernah.
Satu lagi yang menarik dari JC, yaitu his style. Tidak seperti kebanyakan penyanyi jazz yang tampil elegan, dan kalaupun kasual, pasti kasual yang rapih, kalau JC tidak. Dia lebih sering terlihat begitu kasual – kaos dan jeans cukup – dan kadang agak berantakan. Ambil contoh untuk perbandingan Michael Buble, yang juga favorit saya, yang satu ini kalau di panggung pasti menggunakan jas. Tampil klimis jauh dari Jamie Cullum.
Haaah, sepertinya itu saja, hehe. Kalau misalnya kamu tertarik dengar lagu JC, saya rekomendasikan lagu-lagu di album The Pursuit. Dengarkannya meledak-ledak seperti piano ini. Hehe. ;)
Ok, mari sedikit membicarakan seorang JC, mungkin tidak berleihan kalau saya bilang dia jenius dalam bermusik. Bagaimana tidak, selain piano yang menjadi andalannya, dia juga mahir memainkan instrumen lain, seperti drum, gitar, dsb. Ya, he is a multi-instrumentalist. Belum lagi lagu-lagu yang dibuatnya. Dia mampu membuat jazz yang berbeda. Kadang ada disko, pop, dan malah ada unsur eletroniknya seperti di Kamu bisa dengarkan sendiri. Saya tidak bisa deskripsikan bagaiaman bedanya, karena saya tidak mengerti tentang musik, hanya seorang pengagum musik, daripada saya salah, lebih baik kamuu dengar sendiri lagu-lagunya. Lagi pula, saya posting ini bukan untuk review. I just want to say I love his music so much!
Rasanya saya akan kejang-kejang pas dengar lagu-lagunya, dan juga ingin mengumpat pas bagian yang menurut saya keren sekali. Ini karena saya tidak tahu harus bagaimana cara kagumya. Haha. Ya, kadang dalam hati saya bilang : “hanjing!”. Hah hah hah! Saya sangat berharap di Java Jazz Festival 2011 ada JC, tapi kemungkinannya kecil, karena dia sudah pernah ke Indonesia tahun 2007 kemarin. Seperti yang kamu tahu, artis mancanegara susah untuk bisa (atau mungkin mau) ke Indonesia. Untuk yang pertama kali saja susah, padahal fans nya banyak disini, apalagi yang sudah pernah.
Satu lagi yang menarik dari JC, yaitu his style. Tidak seperti kebanyakan penyanyi jazz yang tampil elegan, dan kalaupun kasual, pasti kasual yang rapih, kalau JC tidak. Dia lebih sering terlihat begitu kasual – kaos dan jeans cukup – dan kadang agak berantakan. Ambil contoh untuk perbandingan Michael Buble, yang juga favorit saya, yang satu ini kalau di panggung pasti menggunakan jas. Tampil klimis jauh dari Jamie Cullum.
Haaah, sepertinya itu saja, hehe. Kalau misalnya kamu tertarik dengar lagu JC, saya rekomendasikan lagu-lagu di album The Pursuit. Dengarkannya meledak-ledak seperti piano ini. Hehe. ;)
Bumi Cinta (y)
coretan dari
uahernandez
on Sunday, July 25, 2010
/
Comments: (4)
Hi blogger. :) Yang pertama sekali, saya mau mengumumkan sesuatu, yaitu aku sudah resmi menjadi mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau. Saya begitu berharap supaya saya dapat menjalani ini dengan baik :). Mohon doanya juga ya!
Saya baru saja selesai membaca novel Bumi Cinta, karya Habiburrahman El Shirazy. Yang kita tahu, beliau novelis papan atas Indonesia, yang karya-karyanya terdahulu, seperti Ayat-Ayat Cinta, dan Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2, selalu menjadi best seller, bukan hanya di Indonesia, tapi bahkan best seller Asia Tenggara.
Ok, saya tidak mengulas novel tersebut di posting ini. Karena saya tidak pandai untuk itu. Saya cuma mau menyampaikan kalau saya suka sekali dengan karya Kang Abik yang satu ini dan sangat saya rekomendasikan kamu membacanya. (Baca sinopsisnya disini)
Satu yang membuat saya tertarik dengan novel ini adalah setting tempatnya. Biasanya, Kang Abik memilih Timur Tengah atau Indonesia, yang kental nuansa religiusnya. Tapi, di novel ini, malah mengambil setting di Rusia, negara yang begitu bebas. (Ok, tadi saya mengatakan tidak mengulas). Pokoknya, saya sangat suka dengan novel ini (Yah, inti posting ini saya mau mengatakan itu). Ayo kamu baca juga! Bagi yang sudah baca, kasih pendapat kamu!
Saya baru saja selesai membaca novel Bumi Cinta, karya Habiburrahman El Shirazy. Yang kita tahu, beliau novelis papan atas Indonesia, yang karya-karyanya terdahulu, seperti Ayat-Ayat Cinta, dan Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2, selalu menjadi best seller, bukan hanya di Indonesia, tapi bahkan best seller Asia Tenggara.Ok, saya tidak mengulas novel tersebut di posting ini. Karena saya tidak pandai untuk itu. Saya cuma mau menyampaikan kalau saya suka sekali dengan karya Kang Abik yang satu ini dan sangat saya rekomendasikan kamu membacanya. (Baca sinopsisnya disini)
Satu yang membuat saya tertarik dengan novel ini adalah setting tempatnya. Biasanya, Kang Abik memilih Timur Tengah atau Indonesia, yang kental nuansa religiusnya. Tapi, di novel ini, malah mengambil setting di Rusia, negara yang begitu bebas. (Ok, tadi saya mengatakan tidak mengulas). Pokoknya, saya sangat suka dengan novel ini (Yah, inti posting ini saya mau mengatakan itu). Ayo kamu baca juga! Bagi yang sudah baca, kasih pendapat kamu!
Hati vs Otak
coretan dari
uahernandez
on Thursday, July 22, 2010
/
Comments: (0)
"Hati lebih sering menang daripada otak"

